kalender islam

Followers

Komponen-komponen Handhone


Didalam perangkat handphone banyak komponen yang digunakan seperti:Transistor, IC (Intergrated Citcuit), Dioda, dan sebagainya. Untuk dapat mengerti bekerjanya rangkaian pada perangkat handphone maka harus dipelajari sifat dari komponen-komponen yang penting. Pada bab ini akan dibicarakan komponen-komponen yang terdapat pada perangkat handphone secara garis besar dan bekerjanya rangkaian yang penting.

Komponen yang terdapat pada perangkat handphone dapat di klasifikasikan menjadi dua bagian, yaitu komponen internal dan external.
  1. komponen internal
komponen internal adalah komponen yang terdapat pada mesin handphone, dimana komponennya terpasang pada papan PCB (Printed Circuit Board).komponen internal dapat digolongkan dalam bebrapa golangan yaitu:

A.     komponen pasif
yang dimaksud dengan komponen pasif adalah komponen-komponen elektronika yang tidak dapat menghasilkan tenaga apabila di aliri aliran listrik.
Beberapa contoh komponen yang termasuk pasif adalah: tahanan (Resistor), Kapasitor (kondensator),dan sebagainya.

1)      resistor
tahanan listrik dalam bidang elektronika disebut juga resistor atau resistence. Dalam bahasa belanda dikenal dengan nama Werstand.
Tahanan listrik adalah komponen yang paling banyak dipergunakan dalam rangkaian elektronika ,hal ini di sebabkan karena sifat dan fungsi dari tahanan itu sendiri.
Besar kecilnya nilai tahanan dapat dinyatakan dengan satuan Ohm atau ditulis dengan huruf latin Ω (omega) dan notasinya ditulis dengan huruf R.
Bentuk fisik dari tahanan adalah seperti pada gambar di bawah ini.

Fungsi dari pemasangan tahanan (resistor) dalam suatu rangkaian adalah:
      sebagai pembatasan atau pengatur arus.
    Sebagai pengatur tegangan.
    Sebagai pembag tegangan. 


  2)      Kondensator
Seperti halnya resistor, kondensator adalah termasuk salah satu komponen pasif yang banyak dipergunakan dalam rangkaian elektronika.
Kondensator dalam bidang elektronika disebut juga kapasitor atau condenser.
Kapasitor berasal dari kata Capasitance atau kapasitas yang artinya adalah kemampuan untuk menyimpan aliran listrik untuk sementara waktu.
Symbol dari kondensator adalah seperti pada gambar dibawah ini:

Besarnya kapasitas dari kondensator dinyatakan dengan satuan farad (F) dan notasinya ditulis dengan huruf capital C.
Nama farad diambil sebagai tanda penghargaan kepada seorang pencipta kondensator yang bernama Michael Faraday.
Dalam praktek biasanya satuan Farad (F) dianggap sangat terlalu besar, sehingga dalam pemakaiannya satuan farad diperkecil menjadi:

mikro Farad disingkat µF
nano Farad disingkat nF
piko Farad disingkat pF

perbandingan satuan-satuan tersebut adalah:

1 Farad (F)                    =   1.000.000 µF (µF=mfd)
1 mikro Farad (µF)       =          1.000 nF
1 nano Farad (nF)         =          1.000 pF

Tujuan penggunaan kondensator dalam suatu rangkaian elektronika adalah dengan maksud:
    Sebagai kopling antara rangkaian yang satu dengan yang lainnya (pada rangkaian Power Supply).
    Sebagai filter dalam rangkaian Power Supply.
      Sebagai pembangkit frekuensi dalam rangkaian antenna.
    Menghilangkan bouncing (loncatan api) bila di pasang pada saklar.

B.     komponen aktif
yang dimaksud dengan komponen aktif adalah komponen elektronika yang bila dialiri aliran listrik atau signal akan menghasilkan tenaga.
Yang termasuk dalam komponen aktif diantaranya adalah: Dioda Semikonduktor, Transisitor, Intergrated Circuit (IC).
 
1)      Dioda Semikonduktor
Dioada adalah suatu bahan semikonduktor yang dibuat dari bahan yang disebut PN Juntion yaitu suatu bahan campuran yang terdiri dari bahan positif (P type) dan bahan negative (N type).

a)      Bahan positif (P type) adalah bahan campuran yang terdiri dari Germanium atau Silikon dengan Aluminium yang mempunyai sifat kekurangan electron dan persifat positif.

b)      Bahan negative (N type) adalah bahan campuran yang terdiri dari Germanium atau Silikon dengan Fosfor yang mempunyai kelebihan electron dan bersifat negative.

 
Apabila kedua bahan tersebut dipertemukan maka akan menjadi komponen aktif yang disebut Dioda.


Pada gambar terlihat pada bagian yang terdiri dari bahan P type akan membentuk kaki yang disebut kaki Anoda dan bagian yang terdiri dari bahan N type akan membentuk Katoda. Dari uraian di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa dioda adalah komponen yang memiliki 2 buah kaki seperti terlihat pada symbol dibawah ini.


Pada dioda, arus listrik hanya dapat mengalir dari kutub Anoda ke kutub Katoda sedangkan arus yang mengalir dari Katoda akan ditahan oleh bahan katoda.
Dengan adanya prinsip seperti ini Dioda dapat dipergunakan sebagai:

    Penyearah arus dan tegangan listrik.
    Pengamanan arus dan tegangan listrik.
     Pemblokir arus dan tegangan listrik.

2)      Transistor
Kalau kita perhatikan hampir dalam setiap rangkaian elektronika masa sekarang ini banyak di jumpai satu atau beberapa buah komponen yang bentuknya kecil dan warnanya hitam yang dilengkapi dengan 3 buah kaki. Komponen tersebut dinamakan transistor. Transistor tersebut termasuk juga dalam jenis komponen aktif.
Bentuk fisik dari transistor dapat dilihat pada gambar dibawah ini:


Nama transistor berasal dari kata transfer dan resistor, transfer artinya mengalihkan atau membuat perubahan sedangkan resistor adalah suatu bahan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik.
Jadi arti dari transistor adalah merubah bahan yang tidak dapat menghantarkan aliran listrik menjadi bahan penghantar atau setengah penghantar atau disebut juga bahan semikonduktor.
Transisitor pada umumnya dipergunakan sebagai penguat atau amplifier.
Seperti juga halnya dengan dioda, transistor juga dibuat dari bahan germanium, silicon dan indium.
Transistor sendiri sebenarnya adalah hasil pengembangan dari 2 buah dioda jenis PN dan NP yang dipertemukan sehingga akan membentuk atau elektoda yang berfungsi sebagai pengontrol pertemuan antara bahan PN dan NP tersebut.

3)      Intergrated circuit (IC)

perkembangan teknologi elektronika telah berkembang dengan pesatnya. Hal ini ditandai dengan bermunculannya produk-produk baru yang disebut Intergrated Circuit (IC). Komponen IC tersebut dibentuk dari beberapa macam komponen dirangkai menjad satu rangkaian yang terintergrasi dalam bentuk sebuah chip.
Dengan memasang beberapa buah komponen IC telah memungkinkan seseorang dapat menciptakan suatu perangkat elektronika yang modern seperti computer dan yang lainnya.


Seperti terlihat pada gambar di atas.bentuk fisik dari komponen IC adalah kecil  dan berwarna hitam yang dibuat dari bahan silicon.
Berbeda dengan transistor, sekalipun bentuknya kecil, IC memiliki banyak kaki. Banyaknya kaki tergantung dari banyaknya komponen yang membentuk IC tersebut.

Fungsi dari IC tentunya akan bermacam-macam tergantung rangkaian yang diintergrasikannya itu, fungsi dari komponen IC yang terdapat pada handphone diantaranya:

a)      Antenna switch / Duplexer
Antena switch berfungsi sebagai pergantian fungsi antenna  kepada sistem penerimaan dan pada pemancaran. Sistem pada ponsel memerlukan antenna switch untuk  switching(pergantian) dari antenna pada sistem penerimaan dan pada sistem pemancaran. Dimana antenna akan dikoneksikan kepada bagian sistem penerimaan dan sistem pemancaran dengan kecepatan pergantian yang begitu cepat, sehingga tidak terasa adanya pergantian sistem tersebut disaat kita melakukan komunikasi.
Pada sistem komunikasi masa lalu, sistem penerimaan  dan pengiriman harus di gunakan secara bergantian secara manual, misalkan interkom atau HT dimana alat tersebut di saat di gunakan untuk pemancaran (pembicaraan) tombol pada bagian samping harus di tekan, pada waktu yang berbeda di saat menerima (mendengarkan) tombol pada bagian samping harus di lepas. Dengan kemajuan tekhnologi saat ini cara tersebut sudah tidak lagi di gunakan karna sudah adanya sistem duplexer.


b)      PA  (power amplifier transmitter)
Berfungsi sebagai penguat transmitter (pemancaran). Pada bagian transmitter  (pemancar) signal harus betul-betul kuat agar dapat diterima dengan baik oleh operator. Untuk itu pada bagian pemancaran harus di perkuat oleh PA, dimana signal yang telah termodulasi dengan signal pembawa harus dikuatkan oleh PA.
 Pada GSM900, PA akan menguatkan signal sekitar 2Watt (3dBm input level) dan pada jalur EGSM  akan menguatkan sekitar 1Watt (6dBm input level).  Fungsi lain dari PA yaitu sebagai penguat signal pengirim data ke




0 komentar:

Post a Comment

Search This Blog

Blog Archive






ShoutMix chat widget




Blog List

Powered by Blogger.